Teruntuk ayahku Banyak yang ingin kusampaikan padamu Namun yang teratas kusampaikan Tentulah salam terimakasih dari putrimu ini Yang sudah pasti tak pernah bisa menggantikan setiap peluh yang menjadi saksi . Teruntuk ayahku Terimakasih telah mengusahakan apapun yang terbaik untuk keluargamu, untuk anak-anak mu Terimakasih telah memberikan segala peluh tanpa ragu Terimakasih telah selalu berdiri tegak dan menjadi pelindung terhebatku Terimakasih telah memberikan segalanya agar senyum tetap terpelihara dengan nyata Terimakasih ayah Yang tak mampu kusampaikan satu demi satu kehebatanmu Dan tak mungkin cukup untuk menuliskan semuanya untukmu . Teruntuk ayahku Kata maaf juga selalu terfikir olehku Atas perilaku yang membawa amarah Atas kata yang membawa luka Atas segala yang membuat kecewa Maafkan aku . Teruntuk ayahku Kini senja mu telah tiba Tak banyak yang ku pinta Cukup tetap berada diantara kami saja Itu adalah kabar bahagia untuk kita, anak-anak mu . Teruntuk ayahku Tawamu kini sangat...
Siapa cepat dia dapat Menurutku tak begitu Ini tentang jalan panjang masa depan Bukan main-main lalu bisa berhenti ditengah jalan Bagiku jodoh tak begitu... . Tak usah terburu-buru Ini bukan tentang waktu Bukan juga karena usiamu Apalagi tentang kata "laku tak laku" Bagiku jodoh tak begitu... . Jangan terlalu memilih "kata mereka" Lalu haruskah menjalani dengan asal-asalan Padahal ini tak bisa diulang Apalagi dipakaikan reka adegan Bagiku jodoh tak begitu... . Rosul saja menyuruh kita memilih Agamanya, wajahnya, nasabnya serta hartannya menurutmu mengapa demikian ? Yah, karena ini tentang menjalani ibadah terlama sepanjang masa . Jodoh sudah tertulis di lauhul Mahfudz Tak akan tertukar apalagi terhapus Asal kau yakin maka semua sudah diurus Olehnya yg maha bijaksana By: Anies